Sewon, 16 April 2026 — Pemerintah Kapanewon Sewon bersama Komisi A DPRD Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan monitoring Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di wilayah Kalurahan Panggungharjo dan Pendowoharjo pada Kamis (16/4). Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Monitoring ini diikuti oleh Anggota Komisi A DPRD Bantul, Dhony Kristanto, Panewu Sewon Hartini, S.IP., M.M., beserta jajaran Forkompinkap Sewon dan lintas sektor terkait. Turut hadir Panewu Anom Sewon Agus Winarno, S.ST, Kapolsek Sewon AKP Sutrisno, S.H., M.H., Danramil Sewon Mayor CKE Yudhi Setiawan, Kepala Jawatan Sosial, Kepala Jawatan Keamanan, staf Kapanewon Sewon, Puskesmas Sewon 1 dan 2, Lurah Kalurahan Panggungharjo dan Pendowoharjo, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung ke lima lokasi SPPG yang tersebar di Kapanewon Sewon, dengan rincian tiga lokasi berada di Kalurahan Panggungharjo dan dua lokasi di Kalurahan Pendowoharjo. Monitoring difokuskan pada aspek pelaksanaan program, kualitas layanan, serta pengelolaan operasional di lapangan.
Adapun Total Sasaran Penerima Manfaat tiap SPPG yang dikunjungi antara lain :
No | Nama SPPG | Jumlah Sasaran | Keterangan |
| 1 | SPPG Bantul Sewon Panggungharjo 2 | 2.538 | Dalam Perbaikan Sementara |
| 2 | SPPG Bantul Sewon Panggungharjo 3 | - | Belum Beroperasi - Progress Pembangunan |
| 3 | SPPG Panggungharjo Sewon 1 | 2.137 | Beroperasi |
| 4 | SPPG Pendowoharjo 3 Sewon | N/A | Beroperasi |
| 5 | SPPG Bantul Sewon Bangunharjo 4 | N/A | Beroperasi |
Panewu Sewon, menegaskan bahwa penggunaan dana yang telah dihimpun harus dapat dipertanggungjawabkan secara optimal melalui penyediaan makanan yang berkualitas. Hal ini mencakup keseluruhan proses, mulai dari perencanaan menu, pemilihan jenis makanan yang disajikan, hingga pemenuhan alur perizinan dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai. Menurutnya, kualitas layanan gizi menjadi indikator utama keberhasilan program SPPG.

Sementara itu, DPRD Kabupaten Bantul melalui Bapak Dhony Kristanto menekankan pentingnya tata kelola yang baik di seluruh unit SPPG. Penekanan diberikan khususnya pada pengelolaan limbah air agar tidak menimbulkan dampak lingkungan, serta pentingnya penyajian variasi makanan yang bergizi dan tidak monoton bagi penerima manfaat.
Sebagai bagian dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), keberadaan SPPG memiliki peran strategis dalam meningkatkan status gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan nasional. Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi harian, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan, kecerdasan, serta daya saing generasi mendatang. Selain itu, MBG diharapkan mampu meningkatkan partisipasi sekolah, menurunkan angka kesakitan, serta mengurangi beban biaya kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Lebih jauh, program ini juga dirancang untuk memberikan dampak sosial ekonomi melalui pemanfaatan bahan pangan lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan pendekatan yang menyeluruh, MBG menjadi salah satu instrumen penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan seluruh pelaksana SPPG di Kapanewon Sewon dapat terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat akuntabilitas pengelolaan program, serta menjaga standar kesehatan dan lingkungan secara berkelanjutan.

