Musrenbang RKPD 2027 Kapanewon Sewon Sepakati 13 Usulan Prioritas Senilai Rp1,15 Miliar

Bantul (27/01/2026) – Pemerintah Kapanewon Sewon menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Aula Syech Sewu. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkompimkap, lurah se-Kapanewon Sewon, perwakilan OPD Kabupaten Bantul, DPRD, serta tokoh masyarakat.

Musrenbang diawali dengan sambutan Panewu Sewon dan dilanjutkan pemaparan oleh Kepala Jawatan Kemakmuran, serta tanggapan dan saran dari peserta. Forum juga memaparkan hasil verifikasi lapangan terhadap seluruh usulan prioritas dari kalurahan se-Kapanewon Sewon.

 

13 Usulan Prioritas Diakomodir

Berdasarkan hasil pembahasan dan verifikasi lapangan, forum menyepakati 13 usulan prioritas dengan total kebutuhan anggaran sebesar Rp1.150.000.000 untuk diusulkan sebagai kegiatan prioritas Perangkat Daerah Tahun 2027 di Kabupaten Bantul.

A. Bidang Infrastruktur Jalan dan Penerangan

Perbaikan Jalan Kabupaten – Bangunharjo

Lokasi: Padukuhan Demangan dan Jurug
OPD: Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bantul
Anggaran: Rp250.000.000

Ruas jalan mengalami kerusakan berat dan berlubang. Penanganan berupa pengaspalan ulang dan perbaikan struktur pada titik kritis guna memperlancar mobilitas warga.

Talud/Bangket Jalan Kweni–Druwo (Panggungharjo)

Anggaran: Rp82.500.000

Pembangunan talud dilakukan untuk mengantisipasi longsor dan menjaga stabilitas badan jalan.

Perbaikan Jalan Kabupaten K.359 Krandohan–Ngimbang (Pendowoharjo)

Anggaran: Rp250.000.000

Perbaikan segmen rusak ±86 meter dengan penyesuaian lebar 3 meter sesuai kemampuan anggaran.

Pengadaan dan Pemasangan PJU 90 Watt

OPD: Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul
Total: 5 unit (Panggungharjo dan Pendowoharjo)
Total Anggaran: Rp112.500.000

Penerangan jalan diprioritaskan di simpang dan ruas minim cahaya untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan lingkungan.

B. Bidang Pertanian dan Irigasi

Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT)

OPD: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul
Lokasi: Panggungharjo dan Timbulharjo
Total Anggaran: Rp300.000.000

Rehabilitasi dilakukan pada saluran yang belum dibangket/talud guna mengoptimalkan distribusi air pertanian dan meningkatkan produktivitas lahan.

Pengadaan Hand Traktor Rotary

Lokasi: Pendowoharjo dan Timbulharjo
Total Anggaran: Rp100.000.000

Pengadaan alat pertanian disertai pendampingan teknis untuk meningkatkan efisiensi pengolahan lahan.

Sekolah Lapang Pengawasan Sumber Daya Ikan

OPD: Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul
Anggaran: Rp20.225.000

Program ini memperkuat kapasitas kelompok masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya ikan lokal.

 

C. Bidang Kebencanaan

Pengembangan Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana) – Pendowoharjo

OPD: Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul
Anggaran: Rp15.000.000

Penguatan kapasitas relawan dan simulasi kebencanaan berbasis masyarakat.

Pengadaan Peralatan Penanganan Bencana

Anggaran: Rp19.775.000

Pengadaan perlengkapan tanggap darurat guna mendukung kesiapsiagaan lokal.

 

Usulan Belum Diakomodir

Dua usulan belum dapat diakomodir, yakni perbaikan jalan di Mredo Semail Bangunharjo dan pembangunan plaza UMKM di Pendowoharjo. Kendala utama adalah keterbatasan pagu anggaran dan perizinan Tanah Kas Desa yang belum clean and clear.

 

Verifikasi Lapangan

Sebagai bagian dari perencanaan berbasis kebutuhan riil, tim melakukan verifikasi lapangan di Bangunharjo, Timbulharjo, Pendowoharjo, dan Panggungharjo guna memastikan kesesuaian usulan dengan kondisi eksisting.

Komitmen Kebermanfaatan

Panewu Sewon, Hartini, menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan instrumen strategis untuk memastikan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Musrenbang ini harus menghasilkan kebermanfaatan nyata. Setiap program yang direncanakan harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, serta kesiapsiagaan bencana masyarakat Sewon,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kapanewon, kalurahan, OPD, dan seluruh pemangku kepentingan agar hasil perencanaan dapat direalisasikan secara optimal dan tepat sasaran.

Dengan komitmen bersama tersebut, hasil Musrenbang RKPD 2027 di Kapanewon Sewon diharapkan mampu menghadirkan pembangunan yang inklusif, terarah, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Sewon.