SEWON – Guna memastikan kelancaran dan kekhusyukan ibadah umat Kristiani dalam merayakan Paskah 2026, jajaran personel Kapanewon Sewon melaksanakan rangkaian monitoring intensif di Gereja Katholik Santo Martinus, Bangunharjo. Pemantauan dilakukan selama tiga hari berturut-turut, mulai dari Kamis Putih hingga Malam Paskah.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penerapan protokol keamanan serta kenyamanan bagi para jemaah yang hadir dalam jumlah besar.
Berdasarkan data di lapangan, rangkaian ibadah di Gereja Santo Martinus berlangsung secara bertahap dengan rincian kehadiran jemaah sebagai berikut:
- Kamis Putih (2 April 2026) Monitoring dilakukan pada pelaksanaan Perayaan Ekaristi Kamis Putih yang dipimpin Romo A.I.A Andiyanto, Pr. Tercatat sebanyak 550 jemaah hadir mengikuti prosesi pembasuhan kaki yang berjalan dengan khidmat dan tertib.
- Jumat Agung (3 April 2026) Pada ibadat peringatan Wafat Isa Almasih yang dipimpin Romo Ig. Fajar Kristianto, Pr. ini, tim monitoring mencatat kehadiran sekitar 500 orang. Fokus pemantauan terletak pada pengaturan alur masuk jemaah mengingat prosesi penghormatan salib yang memerlukan ruang gerak lebih luas.
- Malam Paskah (4 April 2026) Puncak rangkaian Tri Hari Suci ditutup dengan Perayaan Ekaristi Malam Paskah yang dipimpin Romo S. Arief Gunawan, Pr. dihadiri oleh 400 jemaah. Ibadah berlangsung dalam suasana hangat dan penuh sukacita menyambut kebangkitan Yesus Kristus.

Pihak Kapanewon Sewon mengapresiasi kerja sama antara panitia gereja, tokoh masyarakat, dan unsur keamanan setempat (TNI/Polri). Sinergi ini terbukti efektif dalam mengatur arus lalu lintas di sekitar area Bangunharjo dan memastikan area parkir mencukupi bagi ratusan kendaraan jemaah.
"Monitoring ini adalah bentuk kehadiran negara untuk menjamin kebebasan beribadah dan memastikan setiap warga merasa aman saat merayakan hari besarnya," ujar perwakilan tim monitoring Kapanewon Sewon.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh rangkaian ibadah di Gereja Santo Martinus Bangunharjo dilaporkan berjalan kondusif tanpa kendala berarti. Pihak gereja juga menyampaikan terima kasih atas dukungan pengamanan yang diberikan selama pekan suci ini.
