Sewon, 30 September 2026 — Pemerintah Kapanewon Sewon terus memperkuat inovasi dan kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui intervensi stunting dan penyaluran modal usaha bagi UMKM mikro yang dilaksanakan di Aula Syech Sewu Kapanewon Sewon. Kegiatan ini mengunakan Sumber Dana Pemerintah Daerah (intervensi Stunting) serta Badan Amil Zakat (modal usaha).
Kegiatan dipimpin oleh Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Sewon, Lalu Muhamad Surya Lesmana, SE, bersama Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bantul, H. Syahroni Djamil. Pada penanganan stunting, Kapanewon Sewon berkolaborasi dengan Balai Penyuluh KB Sewon, Puskesmas, Pemerintah Kalurahan, kader, serta lintas sektor lainnya melalui inovasi Setu Ceting (Sebutir Telur untuk Cegah Stunting). Inovasi ini menjadi salah satu bentuk konkret kolaborasi dalam memberikan dukungan dan intervensi kepada keluarga sasaran.
Sebagaimana yang diketahui bahwa target Pemerintah Pusat guna mencapai prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2029 yakni sebesar 14,2%, Pemerintah Kapanewon Sewon bersama lintas sektoral mencoba melakukan intervensi kepada 24 penerima manfaat. Sebagai informasi, data tahun 2026 menunjukkan jumlah kasus stunting di Kapanewon Sewon turun 11 persen, dari 358 kasus pada 2025 menjadi 322 kasus pada 2026.

“Penurunan 11 persen ini merupakan hasil dari kerja bersama. Setu Ceting menjadi salah satu bukti konkret bagaimana Kapanewon Sewon bersama Balai Penyuluh KB Sewon dan lintas sektor bergerak memberikan intervensi kepada keluarga sasaran. Kami akan terus memperkuat kolaborasi agar penanganan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Lalu Muhamad Surya Lesmana.
Sementara itu, dalam bidang pemberdayaan ekonomi, Kapanewon Sewon bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bantul, KUA melalui UPZ, dan Pemerintah Kalurahan dalam penyaluran modal usaha kepada 5 penerima manfaat dari 4 Kalurahan.

Program tersebut merupakan bagian dari inovasi Gerakan Madu Manis yang dikembangkan melalui KOMPAS AKURAT (Kolaborasi Multi Stakeholder Akselerasi Usaha Masyarakat) yang diinisiasi Kapanewon Sewon. Bantuan menyasar masyarakat yang memenuhi kriteria penerima zakat dan memiliki usaha mikro yang dapat dikembangkan.

Dua inovasi tersebut menunjukkan bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kapanewon Sewon dilakukan melalui pendekatan kolaboratif dan terpadu, baik dalam penguatan kesehatan dan gizi anak maupun pemberdayaan ekonomi keluarga.
Setu Ceting untuk generasi sehat, Madu Manis melalui KOMPAS AKURAT untuk masyarakat semakin mandiri dan berdaya.
