SETU CETING, Komitmen Bersama Kapanewon Sewon Atasi Stunting Sejak Dini

Sewon – Pemerintah Kapanewon Sewon kembali menunjukkan komitmennya dalam percepatan penurunan stunting melalui pelaksanaan program unggulan SETU CETING (Sebutir Telur Atasi Stunting) yang diselenggarakan pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di Aula Syech Sewu Kapanewon Sewon.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimkap Sewon, perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bantul, PLKB Sewon, Puskesmas Sewon 1, Puskesmas Sewon 2, serta dukungan donatur melalui BAZNAS Kabupaten Bantul.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 81 penerima manfaat yang terdiri dari orang tua dengan bayi di bawah usia dua tahun (baduta) serta ibu hamil berisiko menerima bantuan protein hewani berupa telur. Bantuan ini merupakan bagian dari intervensi spesifik gizi yang difokuskan pada pemenuhan asupan protein berkualitas, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), periode krusial dalam pencegahan stunting.

Program SETU CETING dirancang sebagai gerakan kolaboratif lintas sektor, yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga pada peningkatan kesadaran orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pencegahan faktor risiko kehamilan.

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, penyuluh KB, serta dukungan masyarakat dan lembaga filantropi. Kehadiran Forkopimkap dan dukungan BAZNAS menjadi bukti bahwa isu stunting merupakan tanggung jawab bersama.

Melalui program SETU CETING, diharapkan intervensi sederhana namun berkelanjutan seperti pemberian telur sebagai sumber protein hewani dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan status gizi anak serta menurunkan prevalensi stunting di wilayah Kapanewon Sewon.

Pemerintah Kapanewon Sewon berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam rangka mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.